Pengguna Alat Bantu Dengar, Bikin Terenyuh

 

 

Alat Bantu Pendengaran – “Sekedar curahan hati, I wish terdapat yang dapat menangkap pesan moralnya.” Sepenggal kalimat ini adalahpesan pendahuluan di cuitan seorang pemakai twitter dengan akunĀ  . Sebuah cuitan yang diinginkan membuat orang-orang di luar sana lebih menghargai semua penyandang disabilitas dan mengetahui betapa mereka juga hendak hidup normal laksana orang beda pada umumnya.

Tak melulu ingin hidup normal laksana orang beda pada umumnya, orang-orang ini juga hendak dihargai saat mereka mempunyai kemampuan. Walau diselimuti segala kekurangan, tekad, semangat pun usaha yang betul-betul tak bakal pernah menyerahkan hasil yang buruk.

Harapan berikut yang pun ada di hati seorang netizen yang lebih nyaman disapa dengan nama panggilan Na. “Kenalkan nama saya, sebentar, panggil saja Na. Picture kedua dan ketiga is a common feeling yang saya rasakan sekitar SMP-SMA,” tulisnya di twitter menyertai potret yang ia posting. Berikut isi potret tersebut.

Ya, Na adalahseorang netizen yang sekitar ini menderita gangguan pada telinganya. Pendengarannya merasakan kerusakan sebab di masa kanak-kanak, ia tidak jarang mendengar musik gunakan headset dengan volume super keras.

Perceraian kedua orang tuanya menciptakan Na putus asa dan melampiaskan amarahnya dengan mendengar musik keras. Saat remaja, ia bahkan pernah mengalami kemalangan yang memperparah kehancuran di telinganya. Awal di mana Na mengalami kehancuran di telinganya dan tidak sedikit orang mencibirnya karena dirasakan tuli, Na menyatakan sempat patah semangat. Ia bahkan nyaris menyimpulkan bunuh diri.

Beruntung, perlahan ia mulai kembali energik dan melalui semua hari-harinya dengan tenang. Ia juga sejumlah kali menjadi juara saat mengekor olimpiade semasa duduk di bangku SMA. Na yakin bahwa kelemahan yang terdapat pada dirinya tak seharusnya membuatnya patah semangat. Ia pun sukses menjadi yang terbaik dan dikategorikan sebagai murid berprestasi.

Melalui kisahnya, Na tak melulu ingin menyuruh semua orang lebih bersabar, mengetahui dan menghargai orang-orang berkebutuhan eksklusif saja. Selebihnya, ia juga hendak mengajak seluruh orang guna tak lekas patah semangat, gampang putus asa lagipula memutuskan menyelesaikan hidup dampak kekurangan pada dirinya.

“That disable people pun mau hidup kayak orang normal. Bahwa sekecil apapun sokongan orang bikin mereka dapat jadi suntikan motivasi besar dan saya terinspirasi. Pikiran mereka lebih terbuka, lebih dapat menghargai, lebih dapat bersyukur atas ketidaksempurnaan mereka,” ungkap Na.

Kisah yang paling menginspirasi dan begitu mengagumkan. Tetap motivasi Na. You are the best, and always be the best.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *